
Setelah main menggunakan Advanced Tactics Decks Aristeia beberapa kali, saatnya gw membuat overall review for the two general decks: TComm and Sterling Gear. Walaupun kedua deck ini tidak punya kartu No! dan lack card draws seperti standard basic deck, banyak mechanic menarik dari dua deck ini. Yuk simak apa saja isi kedua deck ini!
Both TComm and Sterling Gear mempunyai satu tactic card yang mengaktifkan switch tanpa harus spend simbol pada dadu yang di roll (‘Prime Time’ and ‘Dirty Tricks’ respectively). Kartu ini berguna banget untuk aristos yang switch costnya mahal menggunakan 3 simbol seperti Wild Bill atau Musashi. Gw sering menggunakan kartu di situasi clutch moments di mana gw butuh switch untuk displace target keluar dari scoring zone atau saat butuh sedikit boost untuk take out Aristos lawan.
TComm Deck

Semua kartu yang menambahkan dadu sebelum roll di deck ini punya efek tambahan untuk draw 2 cards then return 2 back to top or bottom of the deck (basically Scry 2 untuk teman-teman yang main MTG). 6 cards with Scry 2 is amazing to recycle your hand, giving alot of flexibility in dealing different situations. Tapi 3 dari 6 kartu ini hanya bisa di pakai untuk non-attack rolls, memberikan sedikit limitasi dalam penggunaannya.

3 kartu unik dari TComm Deck adalah: ‘Broken Firewall’, ‘Mental Bug’ dan ‘What If..?’. ‘Broken Firewall’ adalah substitusi dari No!, tapi gw ngerasa kartu ini lebih kuat karena lw bisa melihat semua kartu di tangan musuh at that moment dan lw akan tau kartu terakhir di decknya apa. Kartu ini bisa di counter dengan Oberon atau ‘Stick to the plan’ yang bisa tutor cards, but to the very least lw sudah mendelay musuh menggunakan kartu tersebut yang mungkin efektifitasnya sudah berkurang.

‘Mental Bug’ discarding two cards tidak hanya mengurangi resources yang dimiliki oleh musuh, tetapi juga mempunyai potensial kuat untuk merusak strategi musuh yang sudah di rencanakan. Kartu ini menurut gw, secara general bisa di pakai both sebagai catch up mechanic saat VP lw terbelakang dan untuk push more advantage saat lw sudah di winning position. Kartu yang sudah di discard tentunya bisa di ambil lagi jika musuh menggunakan Wild Bill atau Hannibal, but again lw sudah mendelay musuh menggunakan kartu itu dan mengurangi efektifitasnya.

‘What If..?’ adalah kartu primadona dari deck ini. Searching kartu di luar dari deck adalah mechanic yang belum pernah gw temukan di card game manapun. Secara general, character tactic cards mempunyai efek yang lebih bagus daripada standard tactic cards tapi beberapa Aristos seperti Musashi, Taowu, Hannibal mempunyai tactic cards yang overall bagus dan tidak spesifik terhadap scenario yang di mainkan. Terkadang drafting Aristos ini gw suka ngerasa bingung milih kartu yang mana, tapi dengan ‘What If..?’ gw bisa nambah satu slot lagi buat tactic card mereka. ‘What If..?’ juga bisa di pakai semacam back up atau contingency plan kalau misalnya lw ngerasa salah pilih kartu. Very solid card.
Secara overall, deck TComm memberikan banyak fleksibilitas mencari kartu yang tepat untuk situasi tertentu dan secara offensive disruptive terhadap kartu di tangan musuh.
Sterling Gear

Berbeda dengan TComm, semua kartu yang menambahkan dadu di deck Sterling Gear mempunyai efek tambahan bisa re-roll satu dadu yang di roll. Jadi setiap kartunya seakan di tambahkan efek ‘Fortunes Favours the Badass’, tapi limitasinya di kartu Sterling Gear adalah 3 dari 6 kartu ini hanya bisa di combat roll. Re-roll selalu bagus untuk memperbesar chances untuk sukses.

3 kartu unik dari Sterling Gear Deck adalah: ‘By Inches’, ‘Reload’ dan ‘I Own My Luck’. ‘By Inches’ kartu yang sangat fleksibel dalam menambahkan maksimum range atau mengurangi minimum range. Nggak jarang ada situasi dimana musuhnya hanya kurang satu space away dari attack range, kartu ini bagus memberikan that extra boost untuk reach out. Selain itu, mengurangi minimum range bisa berguna untuk Aristos yang attack rangenya awkward seperti Hammerhead.

‘Reload’ adalah kartu yang lw tidak mau draw pada early game, kartu ini efektif saat sudah late game di mana lw sudah memakai banyak tactic cards. Kartu ini bisa di bilang semacam ‘safety net’ dimana lw bisa memakai tactic cards yang menambahkan dadu lebih luwes tanpa harus menunggu-nunggu momen yang tepat untuk memakainya. Optimumnya kartu ini di gunakan saat tactic decknya sudah habis, given gamenya masih berlangsung pada tahap itu, tapi mengembalikan 4-5 cards sudah good enough buat gw.

‘I Own My Luck’ reminds me of Kingmaker Play from Bloodbowl. Ini kartu sakti yang bisa mengubah hasil dua dadu campuran oranye, biru atau kuning ke hasil apa saja yang lw mau. Kartu ini memberikan kepastian dalam simbol-simbol yang lw roll jadi biasanya gw gunakan pada attack action krusial dimana gw perlu extra damage untuk knock out Aristos musuh atau switch untuk displace yang bisa menentukan scoring Victory Point.
Secara keseluruhan Sterling Gear memberikan banyak tools untuk memperbesar sukses action tetapi hanya ‘Reload’ yang ada efek terhadap tactic cards itu sendiri. Players harus bergantung pada taking out Aristos musuh atau scoring VP untuk drawing cards, karena tidak ada kartu untuk drawing atau tutor.
That’s it guys general review gw untuk Aristeia! Advanced Tactics Decks. Both decks are great dan menambah variasi playstyle untuk gamenya. Jika kalian tertarik untuk memperkaya gameplay Aristeia!, Advanced Tactics Decks bisa kalian dapatkan di tokopedia: https://www.tokopedia.com/oraclegames/aristeia-advanced-tactics-decks?whid=0
Thank you for reading! Game on!




























